http://ukwms.ac.id/site/wp-content/uploads/2015/06/farmasi2.jpg

Apa yang dipelajari di Program Studi Profesi Apoteker?

Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker FF-UKWMS dibekali dengan berbagai mata kuliah yang meliputi 2 bidang minat yaitu bidang minat Farmasi Industri dan minat Farmasi Klinis Klinik. Pendidikan PSPA ditempuh dalam waktu 1 tahun (2 semester) dengan beban studi 37 SKS yang meliputi 33 SKS matakuliah wajib dan 4 SKS mata kuliah pilihan termasuk Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Industri, Rumah Sakit, Apotek, Puskesmas, Pedagang Besar Farmasi, dan Pemerintahan.

 

Bagaimana studi di Program Studi Profesi Apoteker UKWMS?

  1. Tenaga pendidik dan praktisi yang professional di bidangnya dan berkomitmen tinggi untuk pencapaian excellence.
  2. Kurikulum yang kompak dan up date yang memungkinkan untuk memperoleh kesempatan praktek profesi di bidang industri dan pelayanan. Adanya program paket Profesi dan S2 Manajemen Stratejik yang dapat ditempuh dalam waktu 16 bulan.
  3. Pengembangan softskills mahasiswa melalui program outbond dan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Fasilitas kelas dan tempat praktek profesi yang memadai, dengan jumlah yang cukup.
  5. Mengikuti rekrutmen langsung oleh berbagai industri/apotek/rumah sakit rekanan.
  6. Jaringan alumni (ALFAWIMA) yang cukup kuat sehingga memudahkan dalam proses pencarian kerja setelah lulus dan pertukaran informasi antar alumni maupun terselenggaranya pendidikan berkelanjutan bagi alumni.
  7. Ditunjang dengan kerjasama antara Program Studi Profesi Apoteker UKWMS dengan berbagai instansi:

Institusi
Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi (APTFI) dan berbagai institusi pendidikan anggota APTFI (Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas dll.), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Surabaya.

Industri Farmasi
PT Otto Pharmaceutical Laboratories, PT Indofarma, PT Phapros, PT Pertiwi Agung, PT Combiphar, PT Coronet Crown, PT. Interbat, PT. Surya Dermato Medica, PT Sanbe Farma, PT Aditamaraya Farmindo, PT Dexa Medika, PT Ferron Par Pharmaceutical, PT Essai Indonesia, PT Merck Sharp & Dohme, PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya, PT Otsuka Indonesia, PT. Bayer Indonesia.

Rumah Sakit dan Puskesmas
Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Sidoarjo, RS PHC Surabaya, RS. Dr. Ramelan Surabaya, RS. Dr. Syaiful Anwar Malang, Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, RS dr Sarjito-Yogyakarta, RS Panti Rapih Yogyakarta, RSUP Hasan Sadikin Bandung, Siloam Hospital, RS Gotong Royong Surabaya, dan berbagai Puskesmas yang ada di Surabaya.

Apotek
Apotek Kimia Farma di Surabaya dan Sidoarjo, beberapa Apotek swasta di Surabaya (Apotek Pandugo, Apotek Savira, Apotek Tirta Farma, Apotek Protha, Apitek Pengharapan, dll.), PT Viva Generik, dan Apotek K-24.

Layanan Kesehatan Lain

PT Prodia Surabaya

 

Apa dan di mana saja lulusan berkarir?

  • Wirausaha dalam bidang obat, makanan/minuman, dan kosmetik.
  • Industri obat, obat tradisional, makanan/minuman, kosmetika, dan alat kesehatan di bagian Research and Development (R & D), Produksi, Quality Control (QC), dan Quality Assurance (QA), purchasing, regulatory affairs, PPIC, business development, maupun menjadi konsultan bagi industri farmasi.

Beberapa Alumni telah bekerja di: PT. Kalbe Farma, PT. Ferron Par Pharmaceuticals, PT. Pharos Indonesia, PT. Sanbe Farma, PT. Bayer Indonesia, PT. Pertiwi Agung, PT. Otto Pharmaceutical, PT. Coronet Crown, PT. Interbat, PT. Merck Sharp & Dohme, PT. Sandai Farma, PT. Combiphar, PT. Rama Pharmaceutical, PT. Bernofarm, PT. Hexpharm Jaya, PT. Jamu Iboe Jaya, PT. Natura Laboratoria, PT. Vitapharm (Viva), PT. Rembaka (La Tullipe), Johnson & Johnson

  • Rumah sakit, klinik kesehatan, klinik kecantikan, laboratorium medis, sebagai Apoteker Penanggungjawab Apotek/supervisor.

Beberapa Alumni telah bekerja di: RSAL dr. Ramelan Surabaya, RS. Mitra Keluarga, RS. Premier Surabaya, RS. Siloam Surabaya, RSK. Vincentius a Paulo Surabaya, RS. Daerah, Laboratorium Klinik Prodia, Apotek ErHa Klinik Kecantikan, Clinic Esther House of Beauty.

  • Instansi Pemerintah: Dinkes, BPOM, Kementerian Kesehatan RI.

Beberapa Alumni bekerja di: Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, BPOM Surabaya, BPOM Kupang, BPOM Manokwari, Kementrian Kesehatan RI.

 

APA KATA MEREKA…?

Priscilla Silvan Prarizta, S.Farm., Apt. (lulus tahun 2005, Head of Supply Strategy Department PT Bayer Indonesia)

Dulu saya mungkin pernah menyesali mengapa saya mengambil judul skripsi Validasi Metode Analisis dengan HPLC yang memakan waktu panjang dan biaya yang besar, namun ternyata itulah yang menghantarkan saya ke awal karir saya sebagai seorang yang bertanggung jawab untuk memvalidasi seluruh metode analisis yang digunakan di perusahaan tempat saya bekerja. Saat itu, tidak banyak farmasis baru yang awam dengan instrument. Tetapi itu yang menjadi awal karir saya, sampai saat ini saya mampu berdiskusi dengan team saya untuk hal teknis di analytical development area. Tentu saja tidak hanya itu, pengalaman praktek disolusi, teknik formulasi, dan banyak lagi lainnya juga menjadi referensi saya untuk bekerja saat ini. Semoga Fakultas Farmasi UKWMS makin sukses dan mampu melahirkan farmasis yang siap bersaing dengan kualitas yang tinggi.

Kenny Anggrianto (lulus tahun 1995, Kepala Seksi Kefarmasian dan Obat Tradisional Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat)

Beberapa materi pelajaran yang saat kuliah dulu dirasakan tidak ada hubungan dan aplikasinya dalam pekerjaan, tetapi sebagai Farmasis di dalam pemerintahan semua pengetahuan kefarmasian yang didapat selama kuliah di Fakultas Farmasi UKWMS sangat mendukung kinerja saya dalam menghadapi berbagai tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab saya. Pengalaman praktek di berbagai laboratorium yang ada membentuk disiplin kerja yang teliti, cermat, dan sistematis yang meningkatkan performa kinerja saya sebagai PNS