Beyond Words Terakreditasi Dikti

Beyond Words Terakreditasi Dikti

(UKWMS – 13/08/2018) Beyond Words yang muncul sejak tahun 2013 merupakan jurnal yang dikelola oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Pasca UKWMS). Lebih tepatnya, seluruh artikel yang masuk di pilah dengan teliti oleh Chief Editor Beyond Words, Prof. Dr. Wuri Soedjatmiko. Mulai dari mengkoordinir pengelolaan proses sortir artikel, pengiriman ke peninjau hingga penerbitan. Untuk penerbitan secara online (daring), Wuri dibantu oleh Vincentius Widya Iswara, S.S., M.A petugas Perpustakaan UKWMS. Pembagian tugas untuk Vincent adalah mengelola tampilan jurnal hingga kepengurusan ISSN (International Standard Serial Number). Setelah selesai mendapat ISSN, mereka mencoba memasukkan artikel ke pengindeks internasional.  Tahun ke tahun Beyond Words telah diajukan untuk dimintakan akreditasinya ke Dikti, namun banyak sekali kendala dan hal-hal yang harus diperbaiki. Tak menyerah, Vincent mengajukannya ke DOAJ (Direktori Open Access Jurnal) dan sudah terindeks di tahun 2017. Hingga tahun 2018 ini, Dikti memberikan akreditasi peringkat 3 dari total 6 peringkat kepada Beyond Words. Akreditasi ini diserahkan oleh Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Dikti dan diterima secara langsung oleh Rektor UKWMS, Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D. Apt., di Hotel JW Marriot Surabaya.

Maksimalkan Penggunaan E-Journal

(UKWMS – 14/08/2018) Kemenristekdikti (Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi) memfasilitasi institusi pendidikan di Indonesia dengan berlangganan berbagai E-journal yang biayanya tidak sedikit. E-journal merupakan solusi untuk mendapatkan referensi informasi ilmiah dengan mudah dan cepat. Namun, dalam pemanfaatannya dinilai masih kurang sehingga Kemenristekdikti menggelar acara “Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pemanfaatan Database E-Journal” di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Pakuwon City. Lokakarya ini merupakan hasil kerjasama antara Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Jawa Timur. Bertempat di Gedung Theater Timur, Lokakarya diikuti oleh karyawan perpustakaan dan dosen dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Sebelum memulai acara terdapat sambutan dari Rektor UKWMS, Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D. Apt., yang berterima kasih atas terselenggaranya acara ini. “Acara seperti ini sangatlah bermanfaat untuk penguatan riset melalui fasilitas E-journal. Saya mohon rekan-rekan dapat menyerap ilmu sebanyak mungkin, sehingga saat kembali ke institusi masing-masing dapat dibagikan ke semua orang,” ucap Kuncoro tersenyum. Kemudian pembukaan acara dilakukan langsung oleh Dr Widyo Winarso., M.Pd, Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah 7 Jatim diiringi tepuk tangan meriah dari para peserta. Untuk mengawali sesi terdapat penjelasan singkat oleh Sadjuga selaku Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual, yang berisi tentang data-data pemanfaatan E-Journal di Indonesia dan SINTA (Science and Technology Index).

Sesi pertama diawali oleh Sony Pawoko yang menjelaskan tentang Pengenalan dan Pemanfaatan E-Resources Ristek Dikti. Pemanfaatan di bidang literasi informasi ini menggunakan beberapa situs seperti Ebsco dan Proquest untuk mempermudah pencarian kata kunci untuk topik penelitian. “Setelah menemukan hasil-hasil pendukung, kita bisa melihat trend penelitian yang sedang berkembang di topik itu contohnya seperti topik Malnutrisi. Di SINTA, kita bisa melihat berbagai macam penelitian berkaitan dengan malnutrisi sebagai referensi,” jelas Sony pada peserta. Peserta yang sedari awal membawa laptop masing-masing segera mengakses dan membuka materi yang dimaksudkan. Ia juga memberikan cara-cara untuk melakukan strategi penelusuran di mesin pencarian agar hasilnya efektif dan sesuai dengan kebutuhan. Mendampingi Sony, ada juga Dwi Fajar Saputra yang menjelaskan penggunaan jurnal online melalui situs Scopus.

Setelah jeda Ishoma, peserta berkumpul kembali di ruangan untuk mendapat pelajaran mengenai penggunaan aplikasi Mendeley dari Endang Fatmawati. Mendeley adalah suatu aplikasi untuk melakukan sitase serta berbagai penelitian dengan komunitas pengguna Mendeley, hingga berkolaborasi penelitian. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan bisa dipasang di berbagai Operating System (OS).  Endang dengan telaten mendatangi peserta satu persatu untuk mengetahui progress peserta saat memasang dan mengoperasikan Mendeley. “Perlahan kita belajar bersama, agar nanti bisa diajarkan juga ke orang lain atau ke mahasiswa yang ada di kampus bapak ibu sekalian. Mendeley akan mempermudah kita untuk mengatur dokumen,” kata Endang. Para peserta memperhatikan dengan teliti setiap langkah dalam mengoperasikan Mendeley, dan terakhir mereka mengerjakan sedikit evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka tentang Mendeley.(red2)