FF UKWMS-ISPE : Bisa Magang

FF UKWMS-ISPE : Bisa Magang

Lima mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) dan satu mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (UBAYA) bekerja magang di Industri Farmasi (PT. Phapros dan PT. Bio Farma) periode Juni-Juli 2016. Berikut adalah sekelumit kisah mereka.

(UKWMS-4/10/2016) Enam mahasiswa yang mendapat kesempatan magang di dua industri farmasi terkenal adalah anggota ISPE Jatim-Bali (International Society for Pharmaceutical Engineering wilayah Jatim-Bali). Desi Fatmawati, Anisah dan Yolenta Nataline adalah mahasiswi  UKWMS yang berkesempatan menimbah ilmu di PT. Phapros sedangkan Senna Wijaya, Anggraeni (UKWMS) dan Wening P. (UBAYA) berkesempatan belajar di PT Bio Farma.

Bermodal status anggota ISPE, inisiatif diri, tekad yang gigih dan keingintahuan yang lebih, mereka menempuh ratusan kilo meter dari Surabaya untuk berdinamika di kota Semarang dan Bandung. Enam mahasiswa ini berasal dari semester yang berbeda serta bidang minat yang berbeda pula. “Setiap kesempatan yang kita miliki adalah anugerah, jadi jangan sampai lupa memanfaatkannya. Hidup ini adalah rangkaian proses belajar, maka mari belajar untuk kehidupan. Beda bidang minat tidak menutup kesempatan kita untuk belajar lebih di bidang minat lainnya” tutur Anggraeni.

Program ini merupakan turunan agenda ISPE Pusat kepada ISPE Cabang (Student Chapter) untuk memfasilitasi anggotanya mahasiswa tingkat Strata 1 Fakultas Farmasi belajar bekerja di Industri Farmasi sejak awal. Program magang tanpa dipungut biaya ini diadakan sebanyak dua kali dalam setahun.

Dijelaskan Damay Kartika Sari sebagai Ketua Pelaksana, program magang ini adalah wadah yang diberikan untuk mahasiswa Fakultas Farmasi yang berminat ke arah industri ataupun memiliki ketertarikan untuk mengetahui dunia kerja industri farmasi.

damay

Damay berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin apalagi tidak semua mahasiswa Fakultas Farmasi memiliki kesempatan ini, bersyukurlah teman-teman kuliah di UKWMS dan kampus lainnya yang bekerjasama dengan ISPE.

 

sutrasena

Melengkapi penjelasan Damay, Kadek Bambang Sutrasena Arwita Presiden ISPE Jatim-Bali periode 2016/2018 menjelaskan bahwa ISPE merupakan asosiasi industri manufaktur farmasi nirlaba terbesar di dunia (berpusat di Tampa, Florida) yang melayani anggota-anggotanya dengan informasi terkini tentang kemajuan ilmiah, teknik serta peraturan yang berkaitan dengan kehidupan industri manufaktur farmasi. Di Indonesia pusat ISPE berada di Jakarta dan saat ini memiliki tiga cabang yakni UKWMS sebagai SC Jatim-Bali, SGU (Swiss German University) sebagai SC Jawa Barat dan UGM sebagai SC Jawa Tengah.

SC Jatim-Bali telah berada di UKWMS sejak Februari 2014 dibawah arahan Dr. Lannie Hadisoewignyo, M.Si., Apt. selaku Wakil Dekan I FF UKWMS. Sutrasena berharap anggotanya dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan terus meningkatnya peserta magang tiap periodeny. (Theresia Anggraeni Wedo)