Gelar Inovasi: Intellectual Party

Gelar Inovasi: Intellectual Party

(UKWMS-17/5/2017) Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh staf di lingkungan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) telah berlangsung lama. Temuan-temuan yang dicapai perlu dipetakan agar terjadi penelitian bersinergi, berkelanjutan, dan menghasilkan karya yang dapat diserap oleh pengguna baik akademisi, industri dan masyarakat luas. Tanggung jawab dalam kegiatan penelitian untuk mencapai semua tujuan tersebut salah satunya adalah memfasilitasi penyelenggaraan pameran karya penelitian atau pengabdian kepada masyarakat serta pemikiran-pemikiran yang visioner untuk kepentingan bangsa. Oleh sebab itu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UKWMS secara rutin menyelenggarakan kegiatan seminar hasil penelitian dan abdimas setiap tahunnya.

Kali ini LPPM UKWMS kembali hadir menyuguhkan karya inovasi dan penelitian mereka dalam Gelar Karya dengan tema Intellectual Party yang diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Mei 2017. Melalui kegiatan ini pula, khalayak umum dapat lebih mengenal kepribadian UKWMS yang tercermin dari karya-karya yang dihasilkan oleh anggota komunitas baik dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.  Tema Intellectual Party sengaja dipilih untuk meyakinkan para dosen dan mahasiswa bahwa suatu penelitian dapat dilakukan dengan serius tetapi juga tetap fun alias seru.

“Gelar Karya tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan meliputi Talkshow dengan topik ‘Manusia Hidup Lestari Melalui Etika Pangan’, sandiwara/role-play yang mengemas proses dan hasil penelitian dalam bentuk drama menarik, seminar, serta  pameran karya inovasi,” ujar Hartono Pranjoto Ph.D selaku Ketua LPPM UKWMS. Segalanya dikemas interaktif sehingga memungkinkan untuk komunikasi secara interaktif antara pengunjung pameran dengan inovator.

Pada salah satu sandiwara, ditampilkan ditampilkan tiga lansia yang memiliki kondisi yang berbeda-beda dan dirawat oleh tiga caregiver yang memiliki respon berbeda-beda pula. Setelah pertunjukan berakhir, diceritakan jika ide ini diambil dari salah satu penelitian dosen Fakultas Keperawatan UKMWS. “Saya menangkap role play ini mengajarkan bagaimana cara keluarga dapat merawat lansia, bisa sebagai anak maupun menantu,” ujar Henny selaku salah satu peserta acara. Terdapat tiga kondisi yang paling banyak dialami oleh kaum lansia yaitu: lansia pikun, lansia dengan gangguan pendengaran dan lansia yang bosan harus menjaga makanan.

Stand pameran yang digelar memamerkan dan mendemonstrasikan sejumlah inovasi karya para dosen, mahasiswa maupun tenaga kependidikan. Karya tersebut diantaranya adalah Perancangan alat angkut tabung LPG 3Kg, Sistem Hybrid Solar Panel dan Kincir Angin sebagai Penghemat Pemakaian Listrik Rumah Tangga dengan daya 2200 watt karya Albert Gunadhi, MT. dan Julius Mulyono, MT. dari Fakultas Teknik*). Adapula Rancang Bangun Alat Pemroses Gula Cair dari Ubi Singkong untuk Industri Kecil Menengah karya Ig. Jaka Mulyana, L.M Hadi Santosa dan Yuliati yang juga berasal dari Fakultas Teknik **). Selain itu masih banyak pula produk-produk inovasi dari bidang Teknologi Pangan maupun Farmasi yang dapat dicicipi langsung oleh pengunjung pameran. Sasaran peserta kegiatan ini meliputi guru-guru SMU, para pegiat Human Resources Development (HRD), para pelaku UMKM, Pemerintah Kota/Dinas terkait, PSE, anggota APTIK, serta umat se-Keuskupan Surabaya. (red/Red/hen)