KEADILAN ALAM MENGAJARKAN BANYAK HAL

KEADILAN ALAM MENGAJARKAN BANYAK HAL

(UKWMS-1/5/2016) Kegiatan pembelajaran tidak hanya di dalam kelas semata, melainkan juga di alam. Proses pengembangan keterampilan manajerial mahasiswa yang diterapkan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) melalui program LKMMTD telah mengajak para mahasiswanya untuk bersatu dan belajar dengan alam sehingga menjadi Fikomers (sebutan mahasiswa FIKOM UKWMS) yang  memenuhi nilai-nilai keutamaan fakultas yakni kreatif, reflektif, dan profesional.

Setelah mengikuti rangkaian hari pertama dan kedua di Graha Widya Mandala Surabaya, acara dilanjutkan dengan outbond  di luar lingkungan kampus. Kegiatan luar ruang yang dilaksanakan pada 16 April 2016 kali ini merupakan acara terakhir dari rangkaian program LKMMTD FIKOM 2016. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan di Majapahit Agro Lestari, Pacet, Mojokerto. Adapun kegiatan utama yang dilaksanakan yakni outbond, presentasi project kelompok dan susur sungai.

Baju dan syal Fikom membalut tubuh dan jiwa muda penuh semangat Fikomers angkatan 2015. Didukung cuaca yang sangat cerah, mereka antusias mengikuti upacara pembukaan kegiatan luar ruang LKMMTD 2016 yang diinspekturi oleh Ignatius Rys Deddy selaku dosen. Dalam sambutannya, Pak De (sapaan akrab Ignatius Rys Deddy), memberikan arahan mengenai pembelajaran di alam dan bagaimana alam memperlakukan setiap kalangan individu.

“Alam pasti memperlakukan seluruh individu dengan adil, tak memandang suku, ras, tua, ataupun muda”, tuturnya dengan tegas. “Disini adalah pembuktian siapa yang mampu bekerja sama, maka dia yang akan bisa survive (bertahan),” lanjutnya.

Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah outbond. Mahasiswa yang telah dibagi dalam 16 kelompok harus menyelesaikan berbagai macam game yang sudah siap dalam delapan pos. Pos tersebut yakni waterboom, move your ass, crazy neker, bubur sumsum, persembahan, bajak sawah, jalinan kasih, dan Sungai Yordan. Kegiatan ini tentunya mengasah softskill mahasiswa seperti time management, kepemimpinan, kerjasama, dan saling bertanggung jawab antar individu dalam kelompok.

Acara inti yang kedua yakni presentasi project kelompok. Dalam acara ini, setiap kelompok wajib mempresentasikan karya mereka berupa video company profile FIKOM UKWMS. Presentasi tersebut dinilai oleh tiga dosen yakni Finsensius Yuli, Noveina Dugis, dan Ignatius Rys Deddy. Meninjau karya-karya yang telah dipresentasikan, disamping mendapat banyak koreksi dari para juri tetapi secara keseuluruhan Fikomers angkatan 2015 mendapatkan mendapatkan pujian yang membanggakan. Hal itu senada dengan apa yang dikatakan oleh Pak De, “khusus angkatan 2015 saya sangat mengapresiasi, karena kali ini mereka sangat kreatif dan antusias dibanding angkatan-angkatan sebelumnya”.

Hati-hati – Para peserta sedang menyuri sungai yang ada di wilayah Majapahit Agro Lestari. Kepemimpinan dan kerjasama sangat diperlukan peserta guna melewati setiap rintangan yang ada, Minggu (17/4)

Hati-hati – Para peserta sedang menyuri sungai yang ada di wilayah Majapahit Agro Lestari. Kepemimpinan dan kerjasama sangat diperlukan peserta guna melewati setiap rintangan yang ada, Minggu (17/4)

Outbond diakhiri dengan susur sungai. Acara yang diawali dengan senam ini, mengharuskan mahasiswa untuk menyusuri sungai yang arusnya cukup menantang dan menuju air terjun. Para peserta diwajibkan untuk melewati setiap pos-pos yang ada di sepanjang sungai yang berakhir di air terjun. Setiap panitia dan mentor sudah saling berjaga di setiap spot yang dirasa cukup berbahaya. Dengan penuh semangat akhirnya para peserta sukses melewati kegiatan ini.

Kegiatan LKMMTD Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ditutup dengan evaluasi bersama antara peserta, panitia, mentor, dan dosen. Kegiatan ini merupakan akhir dari kegiatan wajib yang harus dijalani oleh mahasiswa baru guna memenuhi syarat untuk tugas tingkat akhir perkuliahan. (Indrawan Perdana/ Red)