Perpustakaan UKWMS tuan rumah Raker JPA 2017

Perpustakaan UKWMS tuan rumah Raker JPA 2017

Selain mengadakan Pelatihan E-Prints, Jaringan Perpustakaan APTIK dengan tuan rumah Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) juga menyelenggarakan Rapat Kerja pada Selasa-Kamis (25-27 Juli) yang bertempat di Hotel Quest Surabaya. Acara diawali sambutan dan peresmian pembukaan oleh Rektor UKWMS Drs. Kuncoro Foe G.Dip.Sc Ph.D. Kemudian dilanjutkan materi pertama mengusung topik ‘Pemanfaatan Repositori Institusi untuk Meningkatkan Publikasi Ilmiah’. Hadir sebagai peserta yakni Ketua dan jajaran pengurus JPA serta para narasumber terkait yakni Ir. Sri Hartinah M.Si. selaku Kepala Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dan Prof. Dr. Sulistyo Basuki, Ph.D., Guru Besar Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia. Adapun rangkaian acara terdiri dari evaluasi program dan kegiatan tahun 2016-2017, pemantapan program/kegiatan 2017 dan rencana kerja tahun 2018 dari masing-masing anggota serta peningkatan kinerja SDM pustakawan dan usulan program dan kegiatan kepustakawanan tahun 2018.

Sri Hartinah membuka sesi dengan menyampaikan materi tentang ‘Pemanfaatan Repositori Institusi untuk meningkatkan Publikasi Ilmiah: Perspektif dari Kebijakan Pemerintah’. Sri Hartinah menuturkan ketika awal tahun 2012 muncul OJS (Open Journal System), pemerintah melalui Dirjen Dikti langsung memfasilitasinya dengan menyiapkan peraturan dan anggaran untuk mendorong peringkat publikasi di Indonesia. Terkait dengan repositori, fungsinya adalah untuk pengemasan yang wajib diperhatikan oleh setiap insitusi pada ruang lingkup dari sistem adalah SDMnya dan server yang disediakan. Sesi seminar semakin menarik ketika peserta raker antusias dalam sesi tanya jawab, seperti pertanyaan yang dilontarkan oleh Josefine Hira Eksi Kepala Perpustakaan UKWMS sekaligus Ketua Panitia Raker, mengenai apakah memungkinkan dan bagaimana prosesnya untuk menitipkan OJS? Menurut Sri Hartinah, “saat ini LIPI menyediakan aplikasi khusus dan ada jurnal daring yang menggunakannya jadi hanya perlu log in dan mengisi tanpa perlu menyimpan server sendiri karena memiliki HPC yang dikelola secara cloud sebagai deposit,” jelas Sri.

Selanjutnya giliran ‘The MasDSC_0434ter Of Library Science‘ julukan Sulistyo Basuki, karena merupakan satu-satunya Profesor di Indonesia dalam bidang ini untuk menyampaikan materi. Berbekal waktu 120 menit, Sulistyo menyampaikan materi terkait Pengkajian Repositori, Informetrika, dan Webometrics. “Repositori institusi merupakan pangkalan data publikasi dan material lain seperti karya akhir mahasiswa (skripsi, tesis, disertasi), bab sebuah buku yang ditulis oleh staf institusi dan laporan penelitian yang tidak diterbitkan. Repositori institusi menjadi penting karena berkaitan dengan webometrika (webometrics), yang artinya kajian aspek kuantitatif konstruksi dan penggunaan sumber daya informasi, struktur dan teknologi yang terdapat pada web dengan menggunakan metode bibliometrika dan informetrika,” tutur Prof. Sulis yang juga menjadi dosen di Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia.

Penutupan Rapat Kerja oleh Koordinator JPA Drs. Paulus Suparmo, S.S., M.Hum dalam closing statement nya
membacakan rangkuman kegiatan Raker JPA 2017. Beliau membuka dengan jumlah anggota raker JPA tahun yang diikuti 19 anggota APTIK pada bulan Juli 2017 yaitu STIKIP Weetebula Sumba Barat Daya, NTT, dan Adapun hal yang ditekankan pada raker JPA yaitu Pengembangan Repositori Institusi, Pengembangan SDM JPA. (Pram/red)