Selamat datang di Kota Pahlawan, Surabaya!

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan populasi penduduk sekitar tiga juta orang, ibukota Provinsi Jawa Timur ini telah menjadi kota Metropolis yang kaya akan keanekaragaman budaya. Ditunjang dengan kondisi yang aman, kenyamanan lingkungan serta tingginya kreativitas generasi mudanya, Surabaya saat ini telah menjadi pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan untuk wilayah timur. 

Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan, hal ini mengenang perlawanan rakyat Surabaya terhadap tentara Belanda dalam revolusi kemerdekaan Indonesia. Semangat perlawanan ini cocok dengan simbol “Suro” dan “Boyo” (Ikan Sura dan Buaya) yang mencerminkan semangat keberanian dan tidak pantang menyerah dari warga Surabaya atau sering disebut dengan Arek Surabaya.

Surabaya merupakan pelabuhan utama dan pusat perdagangan komersial di wilayah timur Indonesia, dan sekarang menjadi salah satu kota terbesar di Asia Tenggara. Letak kota Surabaya berada di tepi pantai utara Jawa Timur, dan berbatasan langsung dengan selat Madura. Di selat inilah dibangun jembatan Suramadu dan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.

Sebagai ibukota provinsi, Surabaya juga merupakan rumah bagi banyak kantor dan pusat bisnis. Perekonomian Surabaya juga dipengaruhi oleh pertumbuhan baru dalam industri asing dan beberapa segmen industri yang akan terus berkembang, terutama dalam hal properti, dimana gedung pencakar langit, mall, plaza, apartemen, dan hotel berbintang akan terus terbangun setiap tahunnya.

Sebagai kota metropolitan, Surabaya dihuni oleh multi etnis dan banyak suku bangsa, seperti warga Tionghoa, suku Jawa, Batak, Madura, Bali, Bugis, Sunda, dan banyak lagi. Ada juga warga negara asing termasuk Malaysia, Cina, India, Arab, dan Eropa. Namun demikian, kesadaran yang tinggi untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan telah menjadikan kota Surabaya sebagai kota yang paling aman dan kondusif untuk bisnis dan pendidikan.

Meskipun Surabaya banyak dipengaruhi oleh beragam budaya, tapi keaslian budayanya masih tetap hidup dan berkembang sampai saat ini. Beragam kebudayaan asli itu bisa dilihat dari berbagai acara seperti kesenian wayang, ludruk, tari Remo, dan kebudayaan khas jawa lainnya. Dari segi pariwisata, layaknya kota yang sarat akan sejarah, Surabaya memiliki beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi yang berhubungan dengan sejarah masa lampau. Ditambah lagi Surabaya memiliki keanekaragaman kuliner yang selalu dicari oleh wisatawan, seperti: rujak uleg, rawon, nasi bebek, kupang lontong, lontong balap, dan masih banyak lagi.