UKWMS Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sumatera

Bencana Banjir di Sumatera. Sumber Foto oleh Antara.

(UKWMS – 02/01/2026) – Derasnya banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya meninggalkan genangan air, tetapi juga duka dan kesulitan bagi ribuan warga terdampak. Di tengah situasi tersebut, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) hadir membawa harapan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp. 19.842.950 bagi para korban banjir.

Bantuan tersebut disalurkan melalui tiga lembaga penyalur yang memiliki jaringan langsung ke wilayah terdampak, sehingga diharapkan dapat menjangkau para korban secara cepat dan tepat. Tiga lembaga yang dipilih adalah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII Jawa Timur (LLDIKTI VII), Yayasan Karitas dan Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK).

Donasi ini merupakan hasil kepedulian sivitas akademika UKWMS yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam. Melalui aksi kemanusiaan ini, UKWMS menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

UKWMS percaya bahwa pendidikan tidak hanya membentuk insan cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang peka dan tanggap terhadap penderitaan sesama. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban banjir di Sumatra serta menjadi penguat semangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UKWMS Siap Gelar PPK 2026 Secara Asik

(UKWMS – 21/7/2026) – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bersiap sambut para mahasiswa baru. Para generasi muda ini akan disambut dalam Pekan Pengenalan Kampus

Leadership Camp 2026: Mengasah Jiwa Kepemimpinan

(UKWMS – 15/7/2026) – Sebagai upaya mempersiapkan pemimpin organisasi mahasiswa yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan kampus, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menyelenggarakan