BEETABEAUTY : Sunscreen Gel Ekstrak Bit Merah

BEETABEAUTY : Sunscreen Gel Ekstrak Bit Merah

(UKWMS-2/10/2018) Akhir-akhir ini umbi bit merah atau yang memiliki nama latin Beta vulgaris sering dicari dan dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, yaitu memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Selain manfaat kesehatan, ternyata umbi bit merah juga memiliki manfaat lain sebagai pewarna dalam kosmetik tata rias. Namun belum ada produk kosmetik perawatan kulit (skincare) yang terbuat dari umbi bit merah. Padahal umbi bit merah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk skincare yang bermanfaat dan memiliki daya jual yang tinggi. Kesempatan emas Inilah yang menginspirasi Maria Gracela, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FF UKWMS) untuk membuat gel tabir surya (sunscreen) berbahan dasar umbi bit merah yang diberi nama BEETABEAUTY.

Sinar UV (Ultra Violet) dari matahari yang terkena kulit secara terus-menerus bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan pada kulit. Sunscreen merupakan produk skincare yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. “Menurut penelitian umbi bit merah mengandung senyawa betalain yang cukup tinggi yaitu sekitar 127,7 mg per 100 g umbi bit merah segar. Senyawa ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas salah satunya adalah paparan sinar UV berlebihan yang dapat membahayakan kulit,” itulah alasan utama digunakannya umbi bit merah untuk tabir surya menurut Maria. Tentunya produk ini menjadi angin segar untuk penelitian umbi bit merah sebagai produk skincare.

Bahan baku dari produk ini yaitu ekstrak umbi bit merah yang telah distandarisasi untuk menjamin mutunya. Maria menceritakan bahwa umbi bit merah mudah untuk ditemukan, contohnya di sentra agrobisnis dan beberapa pasar tradisional di Surabaya seperti contohnya Pasar Keputran. Untuk satu produk sunscreen, dibutuhkan kurang lebih 350 gram (2-4 umbi bit merah). Formula yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya dengan basis gel. “Basis gel dipilih karena memiliki karakteristik memberikan efek dingin setelah digunakan dan mudah dioleskan serta mudah diserap khasiatnya oleh kulit,” ucap Maria. Dalam penelitian ini ia dibimbing oleh Farida Lanawati Darsono, S.Si., Msc. dan Dra. Hj. Liliek S. Hermanu, MS., Apt.

Produk Sunscreen Gel dari umbi bit merah bernama BeetaBeauty

Pembuatan produk ini diawali dengan pembuatan ekstrak kental dari umbi bit merah, setelah ekstrak didapatkan kemudian ditambahkan bahan-bahan tambahan seperti gelling agent, humektan, water-resistant agent, dan pengawet. Pembuatan ekstrak membutuhkan waktu sekitar 24 jam karena suhu pembuatan ekstrak harus dijaga sedangkan untuk pembuatan sunscreen gel sendiri tidak membutuhkan waktu yang lama yakni sekitar kurang lebih 30 menit. Melalui uji pH, Viskositas, homogenitas, daya sebar, daya lekat dan iritasi, BEETABEAUTY memenuhi standar aman untuk digunakan langsung pada kulit. Tampilannya khas dengan warna merah keunguan serta bau khas umbi bit merah yang sedikit manis. Jika dioles, sunscreen gel ini akan membuat kulit nampak bersih dan merona merah sebagai tanda kesehatan serta keceriaan kulit karena efek antioksidannya.

“Pembuatan ekstrak harus dijaga suhunya karena senyawa aktif dalam umbi bit merah tidak tahan panas >70°C, karena kalau lebih dari itu warna ekstrak akan menjadi coklat. Hal ini menunjukkan kalau senyawa antioksidan telah rusak,” cerita Maria saat menjelaskan kesulitan yang ditemui dalam membuat produk ini. Produk yang teruji dalam skala laboratorium ini telah diujikan kepada puluhan panelis, salah seorang dari mereka bernama Flaviana. “Gelnya tidak lengket, terasa sejuk dan juga tidak meninggalkan warna merah di kulit,” ujar Flaviana tentang BEETABEAUTY.