Say Yes To Accounting Competition

Say Yes To Accounting Competition

(UKWMS – 25/04/16) – Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) bekerjasama dengan Kelompok Studi Akuntansi (KSA) Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FB UKWMS) mengadakan Accounting Competition 2016 yang terbagi dalam beberapa babak. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Agustinus 301 Kampus UKWMS Dinoyo ini menjadi sarana aktualisasi diri bagi para mahasiswa-mahasiswi jurusan akuntansi. Pengalaman yang didapat para mahasiswa ketika berkompetisi diharapkan dapat mempersiapkan mereka untuk mewakili universitas di ajang nasional maupun internasional. Olivia Limanto selaku Ketua Pelaksana menegaskan,“acara ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik dari mahasiswa-mahasiswi jurusan akuntansi dengan cara yang inovatif dan kreatif”.

Mengawali kompetisi, para peserta dibagi dalam kelompok yang terdiri dari tiga orang mahasiswa baik dari jurusan Akuntansi D3 maupun jurusan Akuntansi S1. Topik yang diuji antara lain Akuntansi Pengantar I, Akuntansi Pengantar II, Akuntansi Keuangan I, Akuntansi Biaya, Hukum Pajak, Perpajakan I, dan Pemeriksaan Akuntansi I. Babak pertama yang harus dilalui masing-masing peserta ialah multiple choice. Selama satu jam waktu pengerjaan, peserta secara individu mengerjakan 20 soal single multiple choice dan 20 soal compound multiple choice. Selanjutnya ada babak kedua yaitu The New Ranking I yang juga dikerjakan secara individu. Akumulasi poin dari babak pertama dan babak kedua yang diperoleh peserta digunakan untuk menentukan 15 tim yang lolos ke babak selanjutya.

Babak ketiga ialah Travel The World dimana setiap tim akan diberi modal awal sebesar 1500 (seribu lima ratus). Modal ini dapat digunakan tim untuk membeli paket soal dari tiga negara berbeda meliputi Indonesia, Filipina, dan Singapura. Setiap negara memiliki tiga bagian jenis soal yaitu easy, medium, dan hard. Sepuluh tim dengan nilai tertinggi pada akumulasi ketiga babak sebelumnya akan memasuki babak selanjutnya, Bang Bang Bang! dimana masing-masing anggota tim akan diberi pertanyaan secara bergilir. “Accounting Competition tidak hanya mengasah ilmu akuntansi namun juga membantu mengasah softskill terkait dengan mengemukakan pendapat dan teamwork (kerjasama) para peserta dalam tim,” ujar Puruwita Wardani selaku dosen pendamping Fakultas Bisnis.

Peserta menjawab secara individu pada babak Bang Bang Bang!

Peserta menjawab secara individu pada babak Bang Bang Bang!

 

Pada babak kelima terdapat delapan tim yang lolos untuk mengikuti babak Pandora Box. Pada babak ini, tim akan melakukan duel dengan tim lainnya. Terdapat 20 soal yang dapat dipilih oleh kedua tim. Meski terhenti pada babak delapan besar, Nadya Angela sebagai salah satu peserta mengungkapkan, “pengalaman pertama dalam ajang perlombaan kompetisi yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri bahwa tim kami mampu mengikuti perlombaan lain kedepannya,” ujarnya.

 

 

Tim berduel dengan tim lainnya pada babak Pandora Box

Tim berduel dengan tim lainnya pada babak Pandora Box

Usai mengikuti beberapa babak, tersisa empat tim yang melaju pada babak akhir Accounting Competition 2016 yakni Cerdas Cermat yang berlangsung sengit. Pada babak ini, terdapat lima belas soal teori dan praktika yang dibacakan Master of Ceremony (MC) dan ditampilkan pada layar LCD. Apabila peserta telah mengetahui jawaban, peserta dapat menekan bel yang disediakan pada meja masing-masing tim. Penilaian benar atau salah akan ditentukan oleh dewan juri. Jawaban benar akan mendapat poin sebesar 100 poin dan jawaban yang salah akan dikurangi 50 poin. Setelah menuntaskan semua babak, tim 8 keluar sebagai juara pertama, juara kedua oleh tim 1, juara ketiga oleh tim 14, dan juara harapan oleh tim 12.

Program ini mendapat apresiasi dari salah satu dewan juri pada babak cerdas cermat yang juga merupakan alumni UKWMS yakni Yenny Purnamasari mengungkapkan,”mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya belajar, berkompetisi secara sehat, dan tentu dapat bersaing secara nasional maupun internasional,” pungkas Yenny yang tengah berkarir sebagai Manajer Kantor Konsultan Pajak PB Taxand.(Yoan Faustin)