Leadership Camp 2026: Mengasah Jiwa Kepemimpinan

(UKWMS – 15/7/2026) – Sebagai upaya mempersiapkan pemimpin organisasi mahasiswa yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan kampus, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menyelenggarakan Leadership Camp 2026. Acara ini diselenggarakan pada Selasa – Jumat (7–10/7) lalu, di Klurak Eco Park, Mojokerto. 

Kegiatan ini diikuti oleh para ketua organisasi mahasiswa (Ormawa) tingkat fakultas maupun universitas. Tujuannya, sebagai bekal dalam menjalankan kepemimpinan selama satu periode ke depan.

Mengusung tema “Authentic Leader”, Leadership Camp 2026 mengajak setiap peserta untuk bertumbuh menjadi pemimpin yang autentik. Artinya, pemimpin yang mampu mengenali potensi diri, bertindak dengan integritas, konsisten terhadap nilai-nilai yang diyakini, serta mampu membangun kepercayaan melalui keteladanan. Lima nilai utama yang ditanamkan adalah kasih, kepemimpinan, objektivitas, komunikasi dan solutif. 

“Tema ini menjadi landasan agar peserta tidak hanya dibekali keterampilan memimpin organisasi, tetapi juga karakter kepemimpinan yang berorientasi kasih, semangat kolaborasi, dan pengembangan organisasi,” ujar Devi Pembayun P. K., S.Bns., Kepala Bagian Kemahasiswaan UKWMS sekaligus Ketua Pelaksana. 

Selama empat hari tiga malam, peserta mengikuti serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan. Diantaranya kepemimpinan, membangun karakter, serta memperkuat kerja sama antar lembaga kemahasiswaan.

Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan organisasi mahasiswa di lingkungan UKWMS. Materi ini membahas peran strategis Ormawa, tata kelola organisasi yang baik, hingga pentingnya kolaborasi dalam mendukung pengembangan mahasiswa dan pencapaian visi universitas.

Pada hari kedua, para peserta yang telah dibentuk dalam kelompok berdinamika bersama dalam kegiatan Outbound. Peserta diajak mengikuti tantangan yang mengasah komunikasi, menyelesaikan masalah, kepercayaan, serta kekompakan tim. Berbagai aktivitas tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar ketua Ormawa, sekaligus membangun semangat saling mendukung dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan kampus.

Tantangan berlanjut pada hari ketiga, melalui kegiatan pendakian menuju Puncak Puthuk Kentongan. Sepanjang perjalanan, peserta didorong untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan. “Perjalanannya terasa berat, apalagi kemampuan untuk bertahan di masa sulit benar-benar diuji. Menjaga keutuhan kelompok agar berjuang hingga puncak menjadi ujian utama,” cerita Dave, peserta dari Fakultas Bisnis. 

Malam hari, seluruh peserta mengikuti Malam Keakraban. Sebuah momen refleksi dan kebersamaan yang semakin mempererat relasi antar peserta, melalui berbagai kegiatan yang hangat, penuh makna, serta membangun rasa kekeluargaan di antara ketua ormawa. 

Rangkaian Leadership Camp 2026 ditutup pada hari keempat dengan sesi penguatan kepemimpinan. Sesi ini dibawakan oleh Wakil Rektor I UKWMS, Dr. F. V. Lanny Hartanti, S.Si., M.Si. “Kita harus menjadi pribadi yang berintegritas, menciptakan program kerja yang selaras dengan SDGs, serta menginspirasi sesama mahasiswa melalui kepemimpinan berdampak positif bagi lingkungan sekitar,” tutur Lanny.

Melalui Leadership Camp 2026, UKWMS berharap para ketua Ormawa tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola organisasi. Tetapi juga karakter sebagai pemimpin yang autentik. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan, para peserta diharapkan mampu menghadirkan program-program kemahasiswaan yang inovatif, kolaboratif. Serta memberikan kontribusi nyata bagi civitas akademika maupun masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan semangat UKWMS dalam melahirkan lulusan yang unggul dan berkarakter. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *