Membentuk Guru Berkualitas Melalui Program PPG di UKWMS

(UKWMS – 3/07/2023) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FKIP UKWMS) selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan bagi mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kegiatan ini terbagi dalam dua gelombang, yaitu gelombang 1 dan gelombang 2.

Program ini memiliki tiga kegiatan utama yang wajib diikuti oleh mahasiswa Program PPG. Pertama, Diklat Kebhinekaan dilaksanakan pada Senin (26/06), dimana para peserta PPG mengunjungi sejumlah tempat ibadah di Surabaya. Tujuannya adalah menumbuhkan semangat toleransi bagi calon guru di tengah kehidupan berbangsa yang plural. Mereka diberikan materi tentang keberagaman agama dan budaya di Indonesia. 

Para peserta yang merupakan Sarjana Pendidikan melakukan perjalanan keliling ke beberapa rumah ibadah di Surabaya. Rumah ibadah yang menjadi sarana pembelajaran yakni, Gereja Katedral Hati Kudus Yesus dan Vihara Vimalakirti Nichiren Shoshu Surabaya. 

 

“Gereja Katedral ini telah berdiri selama satu abad lebih dan masuk sebagai cagar budaya. Simbol kehidupan agama di tengah masyarakat. Seperti yang kita ketahui bahwa kehidupan masyarakat di Indonesia begitu plural. Sebagai calon pengajar, harapannya dapat menjadi embun penyejuk toleransi bagi generasi muda di Indonesia,” ujar RD. Yohanes Agus Sulistyo selaku Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan di Keuskupan Surabaya. 

 

Ratri, salah satu peserta kegiatan PPG membagi pendapatnya terkait kegiatan ‘Diklat Kebhinekaan’. “Saya sebagai calon guru mendapat banyak informasi dan pengetahuan terkait agama-agama yang ada di Indonesia. Jadi, saya bisa memahami dan mengerti cara untuk berinteraksi, serta menanamkan nilai-nilai toleransi bagi para murid dengan latar belakang identitas yang beragam,” jelasnya. 

Keesokan harinya, para peserta mengikuti kegiatan Diklat Kebangsaan. Kegiatan ini dibantu oleh Kodim 0831, dan dimana TNI membekali para peserta PPG dengan keterampilan kemiliteran. Selain itu, para pembina juga memberikan tugas membuat yel – yel, dan mengadakan kegiatan mencium bendera. Hal ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketegasan, kekompakan, dan cinta tanah air pada peserta.

Program PPG diakhiri dengan kegiatan Gelar Karya Program Kepemimpinan pada Senin (03/07) lalu. Melalui gelar karya, para peserta PPG memamerkan hasil karya mereka yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kepada anak-anak. “Saya sangat kagum dengan karya-karya mereka, mampu memberikan yang terbaik. Saya berharap karya-karya yang telah dibuat dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran untuk menciptakan generasi bangsa yang berkualitas,” ucap Dr. V. Luluk Prijambodo, M.Pd., selaku Dekan FKIP UKWMS.

“Dengan terlaksananya kegiatan ini, saya berharap setiap peserta PPG dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang telah mereka pelajari, dan semoga mereka dapat menanamkan nilai-nilai yang sama kepada murid-murid mereka,” pungkas M.G. Retno Palupi, M.Pd., selaku Ketua Program Studi PPG. (Yon/anw/red1/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AnanyaGrover_Kampanye-untuk-kepositifan-menstruasi-di-TED-Talk_Hari-Aksi-Kesehatan-Perempuan-Internasional_Creator-Ryan-Lash

Aksi Kesehatan Perempuan Internasional

(UKWMS – 28/05/2024) Hari Aksi Kesehatan Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 28 Mei. Tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan

UKWMS Menuju Kampus Inklusi Disabilitas

(UKWMS – 20/05/2024) Sosialisasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Menuju Kampus Inklusi Disabilitas diselenggarakan pada Rabu (15/5) kemarin. Acara ini diadakan dalam rangka inisiasi pembentukan

Tiada Batas untuk Peradaban Kasih

(UKWMS – 15/5/2024) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (LPPM UKWMS), kembali gelar acara tahunan, Gelar Karya. Tema yang