Melihat Peluang Baru Menjadi Entrepreneur Muda

Melihat Peluang Baru Menjadi Entrepreneur Muda

Pertumbuhan ekonomi  di Indonesia saat ini menunjukkan sebuah kemajuan. Seperti dilansir dari Kompas, PT Danareksa (Persero) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir tahun ini berada di kisaran 5,2 hingga 5,3 persen. Angka pertumbuhan tersebut lebih baik jika dibandingkan tahun lalu yang berada pada kisaran 5,07 persen.

Melihat pertumbuhan yang bagus, wisudawan dengan prestasi Akademik Terbaik dari Program International Business Management (IBM) Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FB UKWMS) Astrid Olyvia Jasman ingin membuka usaha sendiri. Keinginan untuk mendirikan bisnis ini ia mulai sejak mengikuti mata kuliah Kewirausahaan.

“Ketika semester 6 saya mendapatkan mata kuliah Entrepreneurship and Feasibility Study. Ibu Wiwiek Wulandari selaku dosen pengampu meminta untuk membuat kelompok yang berisikan empat hingga lima orang. Tujuannya untuk mengerjakan tugas akhir semester dengan membuat satu produk berupa barang ataupun jasa yang tidak pernah ada sebelumnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Olyvia ini.

Pilihannya pun jatuh pada sebuah makanan yang menggabungkan unsur lokal dan internasional yang diberi nama Chisubi. Sesuai namanya, Chisubi merupakan gabungan antara cheese (keju) dan ubi. Produk yang dibuatnya adalah bola ubi yang diberi isian keju mozzarella. Olyvia membuat Chisubi bersama tiga orang temannya, yakni Anastasia Novitha, Feby Sandra, Lidia Mery. “Pada saat itu saya dan teman sekelompok memilih ubi karena ubi sendiri merupakan salah satu bahan pokok pengganti nasi yang lebih praktis untuk dimakan. Lalu kami gabungkan dengan tren anak muda sekarang yang suka dengan keju mozzarella,” jelas penghobi travelling ini.

                Bersama dengan produk inovasi lainnya, Chisubi dipasarkan di Tunjungan Plaza Mall selama dua hari pada tanggal 20-21 April 2017 lalu. Alhasil Chisubi mendapatkan banyak antuasiasme dari pengunjung. Bahkan bola ubi ini menjadi penghantar Olyvia bersama teman-temannya untuk mendapatkan nilai sempurna.

“Chisubi mendapat antusiasme dari pengunjung. Kelompok kami menjadi satu-satunya yang mendapat nilai A kalau tidak salah. Kami semula mengira Chisubi hanyalah syarat mata kuliah saja. Ternyata bisa menjadi sebuah peluang juga. Apalagi masih banyak yang mencari,” ungkap anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Mengingat kesuksesannya menjalankan Chisubi, Olyvia pun ingin menjadi seorang entrepreneur muda. “Sekarang saya masih bimbang mau meneruskan Chisubi atau buat usaha baru lini kosmetik sendiri. Kebetulan juga saya suka make up. Untuk saat ini mungkin meneruskan Chisubi dahulu,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Selain menggapai impiannya menjadi seorang entrepreneur muda, Olyvia juga ingin melanjutkan pendidikannya lebih tinggi lagi. Ia juga ingin menantang dirinya dengan pekerjaan yang berat bersamaan dengan menempuh studi lanjut layaknya ketika masih menjalankan magang dulu.

“Saya ingin menantang diri lagi. Saya ingin mendapatkan pengalaman yang cukup di perusahaan multinasional agar Bahasa Inggris yang sudah diasah selama ini tidak sia-sia. Bersamaan dengan itu, saya juga ingin mengambil kuliah S2 di hari Sabtu dan Minggu. Itu impian lain saya saat ini,” tuturnya lugas.