Smart Library, Terobosan Menarik Minat Baca

Smart Library, Terobosan Menarik Minat Baca

(UKWMS – 27/10/2020) – Seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat dikalangan generasi milenial, dibutuhkan terobosan untuk menarik minat baca generasi muda. Konsep kekinian seperti Smart Library (Perpustakaan Pintar) dapat menjadi salah satu terobosan untuk merangsang minat tersebut. Smart Library  merupakan perpustakaan yang memiliki panca indera, dapat sensing sesuai informasi yang dibutuhkan orang, sensing tersebut masuk ke dalam otak dan otak memberikan perintah kepada tubuh untuk bergerak dan ada feedback sebagai tanggapan dan diolah kembali oleh panca indera (Indrajit, 2020). Perpustakaan pintar dapat berupa aplikasi perpustakaan digital yang dapat memudahkan khususnya bagi pustakawan, maupun masyarakat dan akademisi dalam hal mengakses dan mendeseminasikan informasi.

Meningkatkan kompetensi dan mutu dalam berbagai bidang terutama bidang pendidikan sudah menjadi tugas inti dari seorang Pustakawan saat ini. Tuntutan kemajuan teknologi yang kian pesat, perpustakaan melalui pustakawan diharapkan segera berbenah untuk mengakselerasikan peradaban tersebut. Melihat fenomena tersebut, Universitas serta Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bekerja sama dengan Jaringan Perpustakaan APTIK (Asosisasi Perguruan Tinggi Katolik) – JPA dan Forum Perpustakaan Pendidikan Tinggi Indonesia (FPPTI) Jawa Timur mengadakan Webinar Nasional dengan tema “Kesiapan Menuju Smart Library”.

Hadir pembicara tingkat Nasional sekaligus pakar dalam bidangnya masing-masing yakni, Prof. Dr. Sulistiyo Basuki, M.A., M.SLS., Ph.D., Pakar Ilmu Perpustakaan, dan Prof. Dr. Ir. Ricardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA., Guru Besar bidang Komputer. Berlangsung secara daring menggunakan Zoom, webinar ini diikuti lebih dari 300 peserta yang berasal dari pustakawan, praktisi pendidikan maupun pemerhati perpustakaan. Sebagai pembuka diawali dengan sambutan Rektor UKWMS Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D., Apt.

“Pendidikan membutuhkan Smart Library bukan hanya dimasa pandemi Covid-19 ini saja, melainkan untuk masa depan generasi selanjutnya. Mengingat sudah menjadi kewajiban sebuah institusi pendidikan tinggi untuk mengakomodasi kebutuhan sivitas akademika yang sudah bertransformasi menjadi generasi milenial di era kini. Terutama tugas perpustakaan yang merupakan jantung dari pendidikan, sangat tidak mungkin bahwa pendidikan dapat menjadi hebat tanpa adanya peran perpustakaan di dalamnya,” ungkap Kuncoro.

Penyampaian materi oleh Prof EkoBerlangsung kurang lebih selama 120 menit, webinar ini membahas tuntas peran pustakawan dalam tema “Kesiapan menuju Smart Library“. Materi pertama diberikan oleh Prof. Eko yang menjelaskan contoh konsep Perpustakaan di luar negeri yang sudah lebih dulu menerapkan “Smart Library”. “Mereka memadukan antara perpustakaan konvensional dengan perpustakaan digital yang menghasilkan sebuah tatanan kemasan yang menarik, sehingga memiliki daya tarik dalam memaksimalkan koleksi yang dimiliki,” jelas Prof. Eko.

Selanjutnya Prof. Sulistiyo memaparkan materi sumber daya manusia dalam membangun kesiapan menuju Perpustakaan Cerdas. “Pustakawan harus sudah siap atau minimal mempersiapkan langkah-langkah dalam menciptakan sebuah layanan yang cerdas pula, dikarenakan konsep perpustakaan cerdas tidak akan bisa dilepaskan dari fungsi pelayanan. Jadi disinilah pustakawan tetap akan menjadi pemeran utama, sehingga seiring dahsyatnya perkembangan teknologi, tidak serta merta menggantikan peran sumber daya manusia dalam hal ini pustakawan,” ungkap Prof. Sulistyo.

Webinar menjadi sangat menarik dengan dipandu moderator Vincentius Widya Iswara, SS. M.A., Pustakawan UKWMS sekaligus Asisten Koordinator Jaringan Pembelajaran Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK). Antusiasme peserta pun terlihat dari berbagai pertanyaan yang sampaikan, sehingga suasana berbagi ilmu sungguh terasa, sangat dinamis serta memberikan pengetahuan baru bagi Pustakawan di Indonesia.

“Keseluruhan Webinar yang berlangsung dalam rangka Dies Natalis UKWMS ke-60 dan Perpustakaan turut ditayangkan melalui kanal youtube Perpustakaan UKWMS. Sehingga ilmu yang disampaikan dapat semakin berdampak bagi masyarakat luas,” pungkas Josefine Hira Eksi, S.Sos., Kepala Perpustakaan UKWMS yang memprakarsai webinar ini.

(Penulis: S. Novi Pramono Tenaga Kependidikan BAAK Bidang Kemahasiswaan & Public Relations Office Supporting Team UKWMS/Red/JHE)