UKWMS Kampus Kota Madiun Teken MoA dan MoU Kembangkan Desa Wisata Jeruk Pamelo

(UKWMS – 6/10/2026) – Untuk memperkuat peran Tridharma dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Kota Madiun menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Kegiatan tersebut adalah program Desa Binaan dengan Desa Pojoksari, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Momen ini dilaksanakan pada Kamis (30/7) lalu.

Kerja sama program Desa Binaan ini menindaklanjuti hasil kegiatan KKN, yang dilakukan oleh mahasiswa UKWMS Kampus Kota Madiun pada Januari 2026 lalu. Program ini berkaitan dengan pengembangan komoditas Jeruk Pamelo, yang menjadi andalan di Desa Pojoksari, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Secara historis dan empiris, Desa Pojoksari dikenal sebagai salah satu sentra Jeruk Pamelo yang penting di Kabupaten Magetan. Desa ini juga telah membangun identitas sebagai “Kampung Pamelo” melalui berbagai kegiatan promosi. Salah satunya penyelenggaraan Gebyar atau Festival Kampung Pamelo, yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Magetan.

Program Desa Binaan UKWMS Kampus Kota Madiun dirancang sebagai wadah kolaborasi jangka menengah dan panjang, yang melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan mitra eksternal. Tujuannya, untuk memaksimalkan potensi Desa Pojoksari menjadi desa wisata melalui penyusunan masterplan, pembentukan lembaga pengelola desa wisata, perancangan dan penciptaan atraksi wisata berbasis pertanian dan budaya hingga pengembangan produk unggulan serta UMKM Lokal yang dilakukan oleh UKWMS Kampus Kota Madiun bersama Pemerintah Desa Pojoksari.

Edy Mulyono selaku Kepala Desa Pojoksari menyatakan, adanya penandatanganan MoU dan MoA Desa Pojoksari sebagai Desa Binaan UKWMS Kampus Kota Madiun diharapkan dapat membawa dampak positif.

“Harapannya, tentu saja masyarakat kami dapat menikmati hasil dari proses kerja sama ini, baik UMKM maupun SDM. Termasuk dari sisi ekonomi dan sosial bagi masyarakat Desa Pojoksari,” ujar Edy.

lr. Vinsensius Widdy Tri Prasetyo. S.T., M.M., lPM selaku Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UKWMS Kampus Kota Madiun, mengungkapkan bahwa Program ini dilakukan secara bertahap selama lima tahun. Mulai dari tahap fondasi, pengembangan hingga ekspansi.

“Harapannya dalam empat sampai lima tahun, Desa Pojoksari dapat menjadi desa mandiri yang semakin dikenal sebagai Kampung Pamelo. Dan, kehadiran Desa Pojoksari dapat bermanfaat sebagai Laboratorium Hidup, serta memberikan kontribusi nyata sebagai perwujudan Kampus Berdampak UKWMS Kampus Kota Madiun, khususnya pada peningkatan ilmu pengetahuan pemberdayaan masyarakat serta kesejahteraan ekonomi secara luas, utamanya di Desa Pojoksari, Kabupaten Magetan, Jawa Timur,” tutur Widdy. (Kresna/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lulusan UKWMS Ukir Capaian Tingkat Internasional 

(UKWMS – 1/10/2026) – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), kembali berbangga. Para lulusan UKWMS berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional. Komitmen