Youthpact 2026 Jadi Ruang Ekspresi dan Berjejaring Pemuda Surabaya

(UKWMS – 12/6/2026) – Di tengah pesatnya arus teknologi dan informasi, potensi gerakan anak muda dalam memperkenalkan identitas dan ekspresi diri, seringkali terhambat oleh keterbatasan ruang publik. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menghadirkan Youthpact 2026. Kegiatan sukses diselenggarakan pada, Selasa (09/06) lalu, di Plaza St. Agustinus, UKWMS Kampus Dinoyo.

Acara ini mengusung tema A Space for Youth Communities to Connect, Collaborate, and Create Impact. “Tema ini bertujuan untuk membuka peluang berjejaring serta meningkatkan awareness terhadap komunitas yang ada di Surabaya. Kami ingin mendorong generasi muda, terlibat aktif dalam kegiatan yang positif, kreatif, dan berdampak di berbagai bidang. Mulai dari sosial, pendidikan, pengembangan diri, lingkungan, hingga kewirausahaan,” ujar Nicholas Arvel selaku Ketua Pelaksana.

Pentingnya kemampuan berjejaring ini juga dijelaskan oleh Lilies Rolina, dosen pengampu mata kuliah Hubungan Komunitas dan Pemasaran di Fikom UKWMS. Menurutnya, project event yang sekaligus menjadi ujian akhir semester ini, merupakan implementasi nyata dari kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa komunikasi.

“Sebagai anak komunikasi, kita harus mengetahui dan paham bagaimana cara berjejaring. Mahasiswa harus memanfaatkan kehadiran komunitas maupun brand yang terlibat,” jelas Lilies.

Kehadiran ruang kolaboratif ini, mendatangkan apresiasi dari para peserta dan komunitas yang berpartisipasi. Moh Isam Arzaq, Ketua Forum anak Surabaya, sebagai perwakilan peserta menyampaikan rasa syukurnya.

“Kami sangat bersyukur diberikan ruang dan kesempatan untuk mengekspresikan diri. Kita patut bangga bahwa anak muda di Surabaya diberikan wadah untuk bersuara dan menunjukkan ekspresi bagi kemajuan kota maupun Indonesia,” ucapnya.

Semangat kolaborasi ini diperkuat dengan kehadiran berbagai komunitas kepemudaan dan sosial ternama. Diantaranya, AIESEC, Komindo, Beasiswa Mahagora, Muda Mahir Community, Surabaya Toastmasters. Selain itu, ada Koko Cici Jatim, Plato Foundation, Novaloka Cakrawala, dan Kreasi Pemuda Tanpa Batas.

Kolaborasi Pemantik Semangat Pemuda

Melalui kolaborasi ini, harapannya bisa menjadi pemantik para pemuda untuk berani berkembang. “Harapan kami untuk pemuda di UKWMS dan Surabaya adalah, agar mereka fokus melatih leadership skills, personal skills, maupun hard skills. Melalui program seperti exchange di AIESEC, kita ingin anak muda tidak hanya berdampak di lingkup lokal, tetapi juga internasional. Jangan takut untuk keluar dari comfort zone,” ucap Adinda Noni, perwakilan komunitas AIESEC.

Youthpact 2026 tidak hanya sebuah exhibition event, melainkan sebuah gerakan awal yang membuktikan bahwa ketika pemuda diberikan ruang, mereka mampu menciptakan kolaborasi tanpa batas demi kemajuan bangsa. Ruang kolaboratif ini, menjadi bukti bahwa ilmu komunikasi tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi aksi nyata yang mempertemukan berbagai komunitas di Surabaya. (BREN/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *